RD Ponsianus Ongirwalu: Kesetiaan Anak-anak Jadi Pelita Iman

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Hujan deras yang mengguyur Desa Olilit Barat, Selasa (12/5/2026) pagi, tidak menyurutkan langkah sejumlah anak-anak pelayan liturgi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat untuk menjalankan tugas pelayanan mereka.

Di tengah cuaca yang dingin dan langit mendung, semangat melayani justru terlihat menyala dari anak-anak Rukun Santo Yohanes Donbosco yang tetap hadir mengikuti liturgi pagi.

Pastor Paroki HKY Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, menilai kesetiaan anak-anak dalam melayani di tengah cuaca buruk menjadi gambaran nyata iman yang bertumbuh sejak dini. “Kalian adalah bintang-bintang kecil yang bersinar di tengah mendungnya langit Saumlaki pagi ini,” ujar Pastor Ponsianus dalam pesan penguatannya kepada anak-anak pelayan liturgi.

Salah satu lektor, Amelia SC Putri Batfiano, mengaku tetap merasakan ketenangan saat membacakan Sabda Tuhan meski hujan dan suara guntur terdengar cukup kuat di luar gereja. “Pagi ini hujan sangat deras, tapi hati saya merasa tenang. Saat berdiri di mimbar membacakan Sabda Tuhan, saya tidak lagi mendengar suara guntur atau hujan di atap gereja. Saya hanya ingin suara saya sampai ke hati umat,” katanya.

Menurut Amelia, tugas sebagai lektor bukan sekadar membaca, tetapi bentuk penyerahan diri dalam pelayanan kepada Tuhan. “Tugas sebagai lektor bukan cuma soal membaca, tapi memberikan diri untuk Tuhan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan pemazmur cilik, Gilyan Batseran, yang mengaku sempat khawatir terlambat ke gereja akibat cuaca buruk. “Awalnya saya takut terlambat karena cuaca buruk, tapi saya ingat kalau Mazmur itu adalah nyanyian untuk Tuhan,” kata siswa kelas 2 SD tersebut.

Ia mengatakan pengalaman melayani di gereja menjadi penguatan iman sekaligus pengingat bahwa Tuhan tetap memelihara anak-anak yang setia. “Pas nyanyi tadi, saya merasa Tuhan sayang sekali sama saya,” ungkapnya.

Orang Tua Mengaku Haru
Semangat pelayanan anak-anak juga mendapat perhatian dari para orang tua di lingkungan Rukun Santo Yohanes Donbosco.
Mereka mengaku terharu melihat anak-anak tetap berangkat ke gereja sejak pagi meski hujan deras mengguyur wilayah Saumlaki. “Melihat mereka bangun pagi-pagi, menembus hujan tanpa mengeluh demi tugas liturgi adalah berkat yang luar biasa bagi keluarga kami,” ungkap salah satu orang tua.

Menurut mereka, perhatian yang diberikan Pastor Paroki menjadi dukungan moral penting bagi perkembangan mental dan iman anak-anak. “Kami tidak mendidik mereka untuk mencari imbalan, tapi perhatian dari Pastor Paroki pagi ini adalah bentuk kasih sayang yang sangat berarti bagi mental dan iman anak-anak,” katanya.

Pastor Ingatkan Makna Kesetiaan
Dalam refleksinya, RD Ponsianus Ongirwalu mengingatkan bahwa kesetiaan dalam pelayanan merupakan nilai penting dalam kehidupan iman. “Kesetiaan itu mahal. Iman tidak boleh luntur oleh tantangan dan tidak berhenti karena hambatan,” ujarnya.

Ia juga mengajak anak-anak untuk terus membawa semangat Santo Yohanes Donbosco dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun dalam pelayanan gereja.
“Teruslah melayani, teruslah bernyanyi, karena di tangan anak-anak seperti kalianlah masa depan Paroki HKY Olilit Barat berada,” pesan Pastor Ponsianus.

Refleksi liturgi pagi tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana iman, ketekunan, dan perhatian pastoral dapat tumbuh di tengah kehidupan umat, bahkan di tengah cuaca buruk dan keterbatasan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.(jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *