Alex Sariwating Tekankan Profesionalisme Pers di Tanimbar

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Ketua PWI Provinsi Maluku, Alex Sariwating, menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan akurasi dalam kerja jurnalistik saat memberikan pembekalan kepada pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Aula MSC Ureyana, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya, Alex menekankan bahwa setiap pemberitaan harus melalui proses check and recheck guna menjaga kualitas informasi, terutama di tengah isu-isu sensitif yang berkembang di daerah, seperti pengelolaan Blok Masela dan kasus korupsi.
“Wartawan harus disiplin, akurat, dan menjaga marwah organisasi. Berita harus dikonfirmasi sebelum dipublikasikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga sinergi yang baik perlu terus dibangun tanpa mengabaikan independensi jurnalistik.

Tekankan Disiplin dan Sensitivitas Isu Daerah
Alex menyoroti bahwa kondisi Tanimbar saat ini menuntut kehati-hatian dalam menyajikan berita. Isu korupsi yang marak serta proyek strategis seperti Blok Masela menjadi perhatian publik yang tinggi, sehingga setiap informasi harus disampaikan secara berimbang dan terverifikasi.

Menurutnya, kesalahan dalam pemberitaan bukan hanya berdampak pada kredibilitas media, tetapi juga dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, wartawan dituntut untuk tetap profesional dalam setiap situasi.

Jurnalisme sebagai Pilar Moral Publik
Pendeta Max Betoki yang didaulat sebagai penasihat PWI Kepulauan Tanimbar menambahkan dimensi moral dalam dunia jurnalistik. Ia menyebut profesi wartawan sebagai pekerjaan yang memiliki nilai luhur karena berperan dalam membentuk opini publik. “Kode etik jurnalis sejatinya sejalan dengan nilai moral dan kebenaran. Ini adalah pekerjaan mulia karena menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengaku memiliki kedekatan dengan dunia jurnalistik, sehingga kehadirannya sebagai penasihat diharapkan dapat memperkuat nilai etika dalam tubuh organisasi.

Penguatan Organisasi dan Agenda Kerja
Ketua PWI Kepulauan Tanimbar, Simon Lolonlun, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar rapat kerja pada awal Mei 2026 di Kecamatan Tanimbar Utara.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun program kerja yang lebih terarah.

Rapat kerja ini diharapkan mampu menjawab tantangan organisasi serta meningkatkan kapasitas anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Tata Kelola dan Struktur Jadi Penopang
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Maluku, Rian Rahanra, memberikan pembekalan terkait struktur organisasi dan tugas pokok serta fungsi pengurus. Ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang akuntabel dan pembagian peran yang jelas.
Menurutnya, kejelasan struktur akan memastikan setiap program berjalan efektif dan dapat dipertanggungjawabkan, mulai dari tingkat penasehat hingga seksi-seksi operasional.

Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Pers
Pembekalan ini menjadi momentum penting bagi PWI Kepulauan Tanimbar untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan kekompakan internal. Di tengah tantangan informasi yang semakin kompleks, pers dituntut untuk tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya.

Dari Aula MSC Ureyana, komitmen itu ditegaskan: jurnalisme harus tetap berdiri di atas kebenaran, etika, dan tanggung jawab sosial demi menjaga kepercayaan publik.(rls:jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *