Simon Lolonlun Sebut Pelantikan PWI Tanimbar Momentum Bersejarah

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Ketua PWI Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Simon Lolonlun, menyebut pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) periode 2026–2029 sebagai momentum bersejarah bagi daerah tersebut.

Pelantikan yang digelar di Aula MSC Ureyana, Saumlaki, Rabu (22/4/2026), menandai babak baru perjalanan organisasi pers di Tanimbar yang selama ini belum memiliki kepengurusan definitif sejak daerah itu berdiri pada 1999.

“Ini adalah momentum penting. Hampir 27 tahun perjalanan daerah ini, baru kali ini PWI hadir secara resmi dengan kepengurusan yang definitif,” ujar Simon dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, yang menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga kebenaran dan membentuk opini publik di tengah derasnya arus informasi.

Pers Harus Jadi Penjernih Informasi
Dalam sambutannya, Simon menegaskan bahwa tantangan pers saat ini semakin kompleks, terutama dengan maraknya informasi yang tidak terverifikasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Menurutnya, pers tidak boleh hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi harus mampu menjadi penjernih di tengah arus informasi yang kian deras. “Pers tidak boleh sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi harus menjadi penjernih informasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, prinsip verifikasi, akurasi, dan keberimbangan harus menjadi dasar utama dalam setiap pemberitaan guna menjaga kredibilitas media.

Tegaskan Independensi dan Peran Strategis
Simon juga menegaskan posisi PWI sebagai organisasi profesi yang independen dan tidak berpihak pada kepentingan tertentu.
“PWI bukan oposisi pemerintah, tetapi juga bukan alat kekuasaan. PWI adalah mitra strategis yang kritis, konstruktif, dan berimbang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan peran pers sebagai pilar penting dalam menjaga demokrasi dan menghadirkan informasi yang sehat bagi masyarakat.

Perkuat Integritas dan Demokrasi Lokal
Pelantikan ini mengusung tema “Menata Fondasi, Menguatkan Integritas: PWI Tanimbar sebagai Pilar Literasi dan Demokrasi Lokal”. Tema tersebut menjadi arah kebijakan organisasi dalam memperkuat profesionalisme wartawan di daerah.

Simon menyampaikan bahwa program kerja yang disusun tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem pers yang sehat dan mencerahkan masyarakat.
“Program kerja ini bukan hanya untuk organisasi, tetapi untuk membangun ruang informasi yang sehat di Tanimbar,” jelasnya.

Harapan untuk Kemajuan Daerah
Sementara itu, Bupati Ricky Jauwerissa berharap kehadiran PWI mampu menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan daerah melalui informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ia menekankan bahwa pers tidak hanya berfungsi sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran publik yang lebih baik.

Dengan pelantikan ini, PWI Tanimbar diharapkan tidak hanya menjadi saksi perjalanan daerah, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pembangunan melalui jurnalisme yang profesional dan berintegritas.(rls:jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *