JAKARTA info86news.com Pemandangan antrean panjang BBM kini mewarnai SPBU di berbagai daerah, menimbulkan kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat. Situasi ini muncul beriringan dengan kenaikan harga, yang kini disusul ancaman kelangkaan pasokan. Hal ini dinilai ironis, mengingat Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, mulai dari emas, nikel, hingga minyak bumi.
Demikian disampaikan Profesor Sutan Nasomal SH MH, Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, saat menanggapi pertanyaan sejumlah awak media cetak dan daring dalam maupun luar negeri, Senin (20/7/2026) melalui sambungan telepon dari kantor pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta.
“Pemerintah harus mampu meredam ketakutan yang kini menyelimuti hati rakyat,” tegasnya.
Menurut Prof Sutan Nasomal, fenomena antrean BBM yang berlangsung hingga berjam-jam bahkan lebih dari dua jam adalah hal yang tidak pantas terjadi. Masyarakat tidak hanya harus menanggung beban harga yang semakin mahal, tetapi juga kelelahan, terpanggang terik matahari terutama pengguna kendaraan roda dua, serta kehilangan banyak waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja.

“Dampak nyatanya adalah ‘Waktu Indonesia Terlambat’. Rakyat bingung, terjebak dalam situasi yang seharusnya tidak terjadi di negara yang kaya hasil alamnya,” ujarnya.
Ia mengimbau pemerintah memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan terjamin tanpa gangguan. Kenaikan harga BBM juga telah memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok lainnya, yang semakin menguras isi kantong masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran pasar murah yang diselenggarakan pemerintah sangat dinantikan agar harga barang tetap terjangkau.
Selain itu, Prof Sutan Nasomal meminta perhatian khusus Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk melindungi kelompok paling rentan: lansia yang sudah tidak mampu bekerja dan tidak memiliki penghasilan tetap, serta anak-anak yatim di berbagai pelosok desa, agar tidak terancam kelaparan akibat dampak lonjakan harga saat ini.
Narasumber:
Prof. Sutan Nasomal, SH., MH










