GEGER DI PASAMAN! PASIEN KELUHKAN KEKOSONGAN OBAT RESEP DI RSUD TUANKU IMAM BONJOL

banner 468x60

Pasaman, Sumatera Barat info86nees.com Pelayanan kesehatan di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, menjadi sorotan publik setelah sejumlah pasien dan keluarga pasien mengeluhkan tidak tersedianya beberapa jenis obat resep dokter. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih selama satu pekan terakhir.

Keluhan ini mencuat setelah pasien mengaku tidak dapat memperoleh obat yang diresepkan dokter saat menjalani perawatan. Akibatnya, sebagian pasien terpaksa membeli obat di apotek luar rumah sakit dengan biaya sendiri, yang dinilai cukup memberatkan terutama bagi pasien dengan pengobatan rutin.

Pasien Terpaksa Beli Obat di Luar

Sejumlah keluarga pasien menyampaikan bahwa kekosongan obat membuat pelayanan tidak berjalan optimal. Mereka menilai, seharusnya obat yang diresepkan dokter dapat langsung tersedia di fasilitas kesehatan tersebut.

“Sudah beberapa hari obat yang diresepkan dokter tidak tersedia. Kami terpaksa mencari ke luar rumah sakit,” ungkap salah seorang keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.

Sudah Beredar di Media Sosial

Informasi terkait keluhan ini sebelumnya juga telah diberitakan oleh media online PenaHarian.com melalui tayangan video yang diunggah di media sosial. Dalam tayangan tersebut, terlihat adanya keluhan masyarakat terkait dugaan kekosongan obat di RSUD Tuanku Imam Bonjol.

Hal ini kemudian menjadi perhatian publik karena menyangkut langsung pelayanan dasar kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Muncul Pertanyaan Soal Manajemen Obat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kekosongan obat ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait sistem pengadaan, distribusi, serta ketersediaan stok obat di rumah sakit daerah tersebut.

Ketersediaan obat merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Gangguan pada aspek ini dinilai dapat berdampak langsung terhadap kualitas layanan kepada pasien.

Masyarakat Minta Klarifikasi Resmi

Masyarakat berharap pihak manajemen RSUD Tuanku Imam Bonjol segera memberikan penjelasan resmi terkait penyebab kekosongan obat tersebut, sekaligus langkah-langkah penanganan yang sedang dilakukan.

Transparansi dari pihak rumah sakit dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, serta memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.

Penutup

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Tuanku Imam Bonjol belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai kekosongan obat resep dokter tersebut.

Masyarakat kini menunggu langkah cepat pihak rumah sakit untuk memastikan kembali ketersediaan obat, agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan normal seperti semestinya. [ Redaks i

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *