HUT ke-81 Pasaman: Welly Suhery Tekankan Sinergi Pembangunan dan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

banner 468x60

PASAMAN, INFO86NEWS.COM Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Pasaman menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan, menjaga warisan budaya, serta memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pasaman dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten Pasaman Tahun 2026, yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Pasaman, Kamis (8/10/2026).

Mengusung tema “81 Tahun Pasaman: Menjaga Warisan, Menguatkan Kebersamaan, Menjemput Masa Depan”, peringatan ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus peneguhan komitmen bersama untuk membawa Pasaman menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Pasaman, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasaman, serta Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sumatera Barat, Edi Dharma.

Turut hadir Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II H. Benny Utama, perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif RI dan Kementerian Kebudayaan RI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan kepala daerah, perwakilan bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Welly Suhery: Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

Dalam pidatonya, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa usia ke-81 Kabupaten Pasaman bukan sekadar penanda perjalanan waktu, melainkan momentum untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya program dan kegiatan pemerintahan. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan harus tercermin dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, terbukanya peluang ekonomi, berkembangnya kreativitas anak nagari, serta terpeliharanya nilai-nilai budaya lokal.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Unggulan Pasaman Bangkit, termasuk pendidikan dan seragam sekolah gratis, pengobatan gratis, bajak gratis, serta pemerataan akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia menekankan bahwa berbagai program tersebut harus terus dievaluasi agar pelaksanaannya tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pasaman tidak dibangun oleh satu orang, bukan oleh satu pemerintahan, dan bukan pula oleh satu kelompok, melainkan dibangun bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah menyadari keterbatasan yang ada. Karena itu, kami senantiasa terbuka terhadap masukan serta terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar potensi Pasaman berkembang optimal,” ujar Welly.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan dan partisipasi masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pemerataan pelayanan publik hingga penguatan ekonomi di tingkat nagari.

Pemprov Sumbar Soroti Peluang Investasi dan Infrastruktur

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sumatera Barat, Edi Dharma, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas perjalanan 81 tahun Kabupaten Pasaman.

Dalam sambutan tersebut, terdapat tiga pesan strategis yang menjadi penekanan sesuai tema peringatan tahun ini.

Pertama, menjaga identitas dan kearifan lokal di tengah arus modernisasi. Kedua, menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pemberdayaan ekonomi, dimulai dari tingkat nagari. Ketiga, mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas agar mampu memanfaatkan peluang pembangunan pada masa mendatang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyoroti peluang strategis yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi Pasaman, salah satunya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Bonjol yang disebut dalam sambutan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pengembangan energi panas bumi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja, mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi baru, serta meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Namun, pengembangan investasi juga perlu diiringi perhatian terhadap kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.

Selain sektor energi, dukungan pembangunan konektivitas jalan dan jembatan melalui program Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah (Inpres Jalan Daerah) turut menjadi perhatian. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antardaerah, dan menekan biaya logistik.

Dengan dukungan infrastruktur serta pengembangan potensi unggulan daerah, Pasaman diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat.

“Kemajuan Pasaman adalah kemajuan Sumatera Barat. Dengan memegang teguh filosofi saciok bak ayam, sadanciang bak basi, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus terus diperkokoh demi mewujudkan masyarakat Pasaman yang mandiri, berkarakter, dan sejahtera,” tutur Edi Dharma saat membacakan sambutan gubernur.

Momentum Evaluasi dan Penguatan Komitmen Pembangunan

Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Kabupaten Pasaman ditutup dengan penegasan pentingnya kemitraan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal arah pembangunan daerah.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan hari jadi, tetapi diwujudkan melalui kebijakan yang terukur, program yang tepat sasaran, pengawasan yang konsisten, serta pelayanan publik yang semakin baik.

Di usia ke-81 tahun, tantangan pembangunan Pasaman tetap membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi nagari, dan perlindungan lingkungan menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Pasaman yang lebih maju dan sejahtera.

Hari Jadi ke-81 Kabupaten Pasaman bukan hanya tentang mengenang perjalanan masa lalu, tetapi juga tentang memastikan bahwa pembangunan hari ini mampu menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

( Redaksi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *