Jembatan Bailey di Kapuas Hulu Disorot, 12 Tiang Pancang Hanya Terpasang 11 ???

banner 468x60

Jembatan Bailey di Kapuas Hulu Disorot, 12 Tiang Pancang Hanya Terpasang 11 ???

( Kalteng) – Info86News,com – Juma’at.26/03/2026/-Kab Kapuas
Pekerjaan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Sei Bakom, Sei Ringin, Sei Nabarang, dan Sepinang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menuai sorotan tajam.

Proyek bernilai Rp3.434.600.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 itu diduga menjadi ajang praktik korupsi dan dikerjakan secara amburadul oleh kontraktor CV Bangun Jaya yang berpusat di Kuala Kapuas.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan sejumlah kejanggalan.
Material pasir dan kerikil untuk kebutuhan oprit dan struktur jembatan disebut-sebut diambil langsung dari sungai setempat menggunakan alat berat tanpa kejelasan uji laboratorium. Warga menduga material tersebut tidak memenuhi standar teknis sebagaimana mestinya sebelum digunakan dalam konstruksi jembatan yang menyangkut keselamatan publik.

Tak hanya itu, proses pemasangan tiang pancang beton juga menjadi perhatian. Di lapangan, tiang pancang ditanam dengan kedalaman sekitar 4 hingga 5 meter. Namun, sejumlah sumber menyebut kedalaman tersebut diduga tidak sesuai dengan standar teknis maupun spesifikasi kontrak pekerjaan. Lebih mengkhawatirkan lagi, dari total 12 tiang pancang yang seharusnya terpasang, hanya 11 tiang yang terlihat dicor. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait kualitas dan ketahanan konstruksi jembatan.

Sejumlah warga menyatakan kekhawatiran terhadap keamanan dan kenyamanan pengguna jalan nantinya. Mereka menilai komitmen pelaksana proyek dalam mengedepankan keselamatan masyarakat tidak tercermin dalam pelaksanaan di lapangan.

Sebelum berita ini diterbitkan, redaksi Info86News telah melayangkan surat konfirmasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Kapuas dan pihak pelaksana proyek dengan nomor 124/Info86News.Com/2026. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Publik kini menanti klarifikasi dan langkah tegas aparat penegak hukum guna memastikan proyek miliaran rupiah tersebut tidak merugikan keuangan negara dan membahayakan masyarakat.

#By Narasi penulis.( toni – Kalteng )
@Https//Info86News.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *