LSM P2NAPAS: Indikasi Masalah Serius Terkait Operasional CV Intan Mandiri Alam Sejati (IMAS) di Pasaman Barat

banner 468x60

Pasaman Barat, info86news,com Operasional CV Intan Mandiri Alam Sejati (IMAS) menjadi sorotan setelah hasil Kunjungan Lapangan Terpadu yang dilakukan oleh tim lintas instansi pemerintah memunculkan sejumlah catatan penting. LSM P2NAPAS (Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas-Aman) menilai, temuan dalam kegiatan tersebut mengindikasikan adanya persoalan serius yang belum terselesaikan.

Ketua Umum LSM P2NAPAS, Ahmad Husein Batu Bara, menyampaikan bahwa sejumlah poin dalam berita acara memperlihatkan adanya potensi kelemahan dalam aspek teknis, lingkungan, hingga sosial.

“Kunjungan ini tidak bisa dianggap sebagai bentuk penyelesaian. Justru dari hasil yang ada, terlihat indikasi bahwa masih ada persoalan mendasar yang perlu ditelusuri lebih dalam,” ujarnya.

Indikasi Teknis Belum Tuntas

Dalam berita acara disebutkan bahwa Dinas ESDM masih akan melakukan kajian teknis lanjutan. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan operasional perusahaan, mengingat kegiatan pertambangan idealnya dilakukan setelah seluruh aspek teknis dinyatakan layak. Kondisi ini mengarah pada dugaan bahwa:

– Standar teknis operasional belum sepenuhnya terpenuhi

– Verifikasi lapangan belum final

– Pengawasan awal berpotensi belum optimal

Sorotan Transparansi Data Cadangan

Selain itu, adanya arahan agar perusahaan berkoordinasi terkait sumber daya cadangan menunjukkan kemungkinan belum solidnya data dasar pertambangan. Padahal, data cadangan merupakan elemen krusial yang menjadi dasar perencanaan, eksploitasi, dan keberlanjutan usaha. Ketidakjelasan dalam aspek ini berpotensi menimbulkan risiko baik dari sisi teknis maupun tata kelola.

Potensi Masalah Lingkungan

Keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup dalam menganalisis ulang dokumen lingkungan juga menjadi perhatian. Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan ketidaksesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi aktual di lapangan. Jika tidak ditindaklanjuti secara serius, kondisi ini berpotensi:

– Menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang

– Memicu pelanggaran terhadap regulasi lingkungan hidup

– Merugikan masyarakat sekitar

Sinyal Konflik Sosial Mulai Muncul

Rencana mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat yang difasilitasi pemerintah nagari menjadi indikasi bahwa persoalan sosial telah muncul di wilayah operasional. Menurut LSM P2NAPAS, hal ini tidak boleh dipandang sebagai hal biasa, melainkan sebagai sinyal awal yang perlu segera ditangani secara terbuka dan adil.

Dorongan Investigasi dan Transparansi

LSM P2NAPAS mendorong agar dilakukan pendalaman lebih lanjut secara menyeluruh dan transparan terhadap operasional CV IMAS, meliputi:

– Kesesuaian teknis operasional
– Validitas data cadangan
– Kepatuhan terhadap dokumen lingkungan
– Dampak sosial di masyarakat

LSM P2NAPAS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini. Pengawasan publik dinilai penting agar setiap aktivitas pertambangan tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

“Kami akan terus mengawal. Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya menjadi formalitas tanpa solusi nyata,” tutup Ahmad Husein Batu Bara.( Redaksi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *