Pasaman Barat info86News.com Dalam upaya memutus mata rantai aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Pasaman Barat Polda Sumatera Barat terus memperketat pengawasan dengan menggencarkan patroli dan penyisiran rutin di sejumlah lokasi rawan tambang ilegal. Kegiatan operasi dilakukan pada Senin (1/6/2026) hingga Selasa (2/6/2026) di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menjelaskan, operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, bersama Kanit Tipidter Aipda Ilva Yanarida. Sebanyak 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat dan didukung personel Polsek setempat dikerahkan untuk melaksanakan tugas tersebut.
“Patroli dan penyisiran ini kita laksanakan secara berkelanjutan guna mempersempit ruang gerak pelaku dan pemodal yang masih beroperasi. Tujuannya jelas, kita ingin memutus mata rantai kejahatan ini dan melindungi lingkungan serta kepentingan masyarakat,” tegas Kapolres di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).
Ia menuturkan, kegiatan dimulai dengan apel gabungan di Mapolres Pasaman Barat pada Senin malam pukul 23.00 WIB. Dalam apel tersebut, Kasat Reskrim memberikan arahan lengkap, analisa situasi, serta evaluasi tugas kepada seluruh personel yang akan diterjunkan ke lapangan.
Setelah persiapan matang, tim bergerak menuju lokasi sasaran. Pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, rombongan tiba di Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas PETI.
“Sekitar pukul 06.00 WIB, personel tiba di lokasi sasaran dan langsung melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran sungai untuk mendeteksi adanya aktivitas tambang ilegal,” ujarnya.
Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, seluruh upaya penyisiran tersebut tidak menemukan adanya aktivitas tambang ilegal yang berlangsung. Hal ini diduga disebabkan karena informasi tentang rencana operasi telah bocor ke pihak yang tidak berwenang, sehingga pelaku sempat melakukan penyelundupan dan memindahkan peralatan serta aktivitas mereka sebelum tim tiba di lokasi.
Meskipun tidak menemukan aktivitas berjalan, tim tetap melakukan pengamanan dan pengawasan ketat di wilayah tersebut. Kapolres menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan dan pengawasan intensif, serta akan meningkatkan kewaspadaan agar informasi tidak lagi bocor, guna memastikan setiap operasi penindakan dapat berjalan efektif dan hasilnya maksimal.
[ Abdi Novirta ]










