http://info86news.com | Saumlaki, Senin, 2 Maret 2026 – Pastor Pius Heljanan MSC, Kuasi Paroki di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengajak umat untuk hidup dalam kemurahan hati, terutama dalam hal mengampuni sesama.
Dalam renungan yang disampaikan pada Senin pagi, Pastor Pius menegaskan bahwa mengampuni bukan perkara mudah, terlebih ketika seseorang mengalami luka batin akibat perbuatan orang lain.
“Hal mengampuni orang yang menyakiti hati kita tidaklah mudah. Yesus dalam pengajaran-Nya mengajak kita untuk hidup bermurah hati,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kemurahan hati yang diajarkan dalam Injil bukan pertama-tama soal memberi materi, melainkan kesiapan hati untuk mengampuni.
“Dalam Injil ini, bukan pertama-tama dalam hal memberi materi pada orang lain, tetapi dalam hal bermurah hati mengampuni orang yang melukai hati kita,” kata Pastor Pius.
Mengacu pada Injil Lukas 6:36-38, ia mengingatkan umat agar tidak mudah menghakimi sesama, melainkan meneladani kasih Bapa di surga.
“Yesus mengingatkan kita untuk tidak mudah menghakimi, sebaliknya meneladani cara mengasihi Bapa di surga,” tuturnya.
Menurutnya, setiap orang dipanggil untuk membuang sikap egois, sombong, dan merasa diri lebih benar atau lebih suci dibandingkan orang lain.
Ia mengajak umat untuk mengasihi dengan tulus tanpa menempatkan diri sebagai hakim bagi sesama.
“Yakinlah, kemurahan hati dalam mengampuni dan memberi akan mendatangkan berkat berlimpah dalam hidupmu,” ujar Pastor Pius.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat Katolik di wilayah Lauran dan sekitarnya untuk menghidupi nilai kasih dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari.(rls:ph/jk)










