http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat Katolik untuk menjadi penyebar kabar baik dan menjauhi penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Pastor Pius Heljanan MSC saat memberikan refleksi iman di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (16/3/2026).
Dalam refleksinya, Pastor Pius Heljanan MSC menyinggung kisah Injil Yohanes 4:43–54 tentang seorang pegawai istana yang datang kepada Yesus setelah mendengar kabar bahwa Yesus berada di Kapernaum.
Menurutnya, kabar tersebut menjadi berita gembira yang membawa harapan bagi sang pegawai yang anaknya sedang sakit.
“Pegawai itu mendengar Yesus datang ke Kapernaum. Ia mendatangi Yesus dan memohon pertolongan. Yesus berkata kepadanya, ‘Pergilah, anakmu hidup,’” kata Pastor Pius Heljanan MSC.
Ia menjelaskan bahwa kepercayaan pegawai istana terhadap kabar tersebut dan perjumpaannya dengan Yesus akhirnya menghadirkan mukjizat kesembuhan bagi anaknya.
Pastor Pius Heljanan MSC menilai pesan Injil tersebut relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, terutama dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi yang tidak benar.
“Ada orang yang berperan menjadi sumber dan penyebar berita hoaks. Banyak orang menjadi sakit dan terluka karena gosip, fitnah, serta pencemaran nama baik,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak umat untuk meninggalkan kebiasaan menyebarkan kabar yang tidak benar dan mulai menjadi pembawa kabar baik bagi sesama.
“Mari bertobat dari kebiasaan menyebarkan hoaks dan menjadi penyebar berita gembira yang dapat menyembuhkan sesama,” kata Pastor Pius Heljanan MSC.
Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi pengingat bagi umat untuk menggunakan kata-kata dan informasi secara bijak, sehingga mampu membangun kehidupan bersama yang lebih damai dan penuh harapan.(rls:ph/jk)










