Pastor Pius Heljanan MSC: Setiap Tindakan Kasih Menjadi Harta Abadi di Surga

banner 468x60

 

http://info86news.com | Saumlaki – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang kerap diwarnai perlombaan mengejar materi, jabatan, dan berbagai pencapaian duniawi, Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengajak umat untuk kembali menata arah hati kepada nilai-nilai yang kekal.

Dalam refleksi iman yang disampaikan pada Jumat pagi (19/6/2026), Pastor Pius mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak hanya diukur dari banyaknya harta yang berhasil dikumpulkan di dunia, melainkan dari kasih yang diwujudkan kepada Tuhan dan sesama. Baginya, setiap tindakan kasih merupakan investasi rohani yang bernilai kekal di hadapan Allah.

Mengacu pada Injil Matius 6:19-23, Pastor Pius menjelaskan bahwa Yesus membedakan secara tegas antara harta dunia dan harta surga. Harta dunia meliputi materi, uang, pangkat, jabatan, maupun gelar yang sewaktu-waktu dapat hilang, rusak, bahkan tidak dapat dibawa ketika manusia mengakhiri hidupnya. Sebaliknya, harta surga adalah hidup bersama Kristus yang diwujudkan melalui kasih, pengampunan, doa, kesetiaan berbuat baik, serta kehidupan yang benar.
“Di mana hartamu berada, di situ pula hatimu. Harta dunia akan hancur, hilang dan dicuri, tidak dibawa saat mati. Harta surgalah penjamin hidup kekal. Bila kita telah memiliki Yesus dan selalu berbuat kasih, maka kita telah berada di jalan benar,” ungkap Pastor Pius Heljanan, MSC.
Menurutnya, Yesus tidak melarang manusia memiliki harta benda. Namun, yang menjadi penekanan adalah kemampuan setiap orang menempatkan prioritas hidup secara benar. Kekayaan dan keberhasilan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan kasih dan kebaikan bagi sesama.
Pastor Pius juga mengangkat makna “mata sebagai pelita tubuh” sebagaimana diajarkan Yesus. Mata yang jernih melambangkan cara pandang yang mampu membedakan mana yang sementara dan mana yang kekal. Ketika seseorang memandang hidup dengan iman, setiap keputusan akan diarahkan kepada nilai-nilai kasih, kejujuran, dan pengabdian kepada Tuhan.

“Silakan kumpulkan harta dunia, tetapi jangan lupa yang utama, yaitu mencari Yesus, memiliki Yesus, dan selalu setia berbuat baik kepada sesama. Hatimu telah berada di surga bila selalu mengumpulkan harta surga,” pesan Pastor Pius.

Refleksi tersebut menjadi ajakan bagi umat untuk menjadikan setiap perbuatan kasih sebagai tabungan kehidupan kekal. Sebab, kekayaan sejati bukanlah apa yang disimpan di bumi, melainkan apa yang telah dipersembahkan kepada Tuhan melalui pelayanan, pengampunan, kepedulian, dan cinta kasih kepada sesama.

Di tengah perubahan zaman yang semakin menempatkan keberhasilan materi sebagai ukuran utama kehidupan, Pastor Pius Heljanan, MSC mengingatkan bahwa hati manusia hanya akan menemukan damai sejati ketika berakar pada Kristus. Sebab, di sanalah harta yang tidak pernah lapuk, tidak dapat dicuri, dan tetap bernilai hingga kehidupan kekal.(jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *