Pasaman, Info86News.Com Sumatera Barat – Guna mempercepat akselerasi program unggulan Nagari Bangkit sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik, Bupati Pasaman Welly Suhery secara resmi mengambil sumpah dan melantik tiga Penjabat Wali Nagari. Pelantikan berlangsung di dua lokasi terpisah, Rabu (29/4/2026), mencakup wilayah Kecamatan Mapat Tunggul dan Kecamatan Rao Utara.

Ketiga nagari yang mendapatkan penempatan pemimpin baru tersebut adalah Nagari Lubuak Gadang (Kecamatan Mapat Tunggul), serta Nagari Koto Rajo dan Nagari Kotanopan (Kecamatan Rao Utara)

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Pasaman Berkarakter, Maju dan Berkelanjutan. Selain penataan pemerintahan, pelantikan juga bertujuan memperkuat nilai luhur budaya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Syarak Mangato Adat Mamakai menghidupkan gerakan Remaja Bangkit, serta mengembangkan potensi kreativitas generasi muda di tingkat nagari.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa pemerintahan nagari merupakan ujung tombak penyelenggaraan negara. Penempatan pemimpin yang tepat menjadi kunci utama agar layanan dasar, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kita pastikan kehadiran pemerintah sampai ke tingkat paling bawah. Masyarakat tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan pelayanan, sebab nagari adalah tempat paling dekat dengan warga,” tegas Bupati Welly.
Ia menjelaskan, dengan total 12 kecamatan dan 62 nagari di Kabupaten Pasaman, penataan ini dilakukan selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing setiap nagari.
Bupati juga mengingatkan tugas pokok yang harus dijalankan para penjabat sesuai aturan yang berlaku, meliputi pengelolaan keuangan, penyediaan fasilitas umum, pembangunan sarana prasarana, pendataan potensi wilayah, hingga pembukaan akses jalan penghubung antarwilayah.
Menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, Bupati berpesan agar hal tersebut tidak dijadikan penghambat.
“Keterbatasan fiskal bukan alasan untuk berhenti berbuat. Dengan tata kelola yang disiplin, jujur dan transparan, kita pasti bisa berinovasi serta terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Teddy Marta, berharap para penjabat dapat membangun kerja sama yang baik dengan seluruh elemen, serta mengelola keuangan nagari secara akuntabel dan bertanggung jawab.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Fatrizon, menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat. Data yang baik akan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat, sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik. Ia juga mengajak ketiga nagari tersebut untuk meneladani keberhasilan nagari lain yang telah maju dalam pengelolaan informasi dan pemerintahan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Pasaman Parulian, unsur Forkopimcam, kepala perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Berikut daftar Penjabat Wali Nagari yang resmi dilantik:
Gufti Yomi, SE — Penjabat Wali Nagari Lubuk Gadang, Mapat Tunggul
Gustaniah — Penjabat Wali Nagari Kota Nopan, Rao Utara
Gusti Erizal — Penjabat Wali Nagari Koto Rajo, Rao Utara
( Abdi Novirta )










