Ratusan Warga Kampung Sorik Nagari Panti Meriahkan Tradisi Pemuda di Penghujung Idul Fitri di Tahun 2026

banner 468x60

Foto: Momen kritis lomba panjat pinang di Kampung Sorik, di mana para pemuda bekerja sama membentuk tiang manusia untuk mencapai bagian atas batang yang dilapisi oli

Panti, Info86NewsCom — Suasana kebersamaan masih terasa hangat di penghujung Hari Raya Idul Fitri di Kampung Sorik, Nagari Panti, Kabupaten Pasaman. Ratusan masyarakat tumpah ruah mengikuti tradisi tahunan yang digagas oleh pemuda setempat, menghadirkan beragam perlombaan rakyat yang sarat makna dan penuh keceriaan.

Kegiatan yang digelar pada akhir masa libur lebaran ini menjadi magnet bagi warga, baik dari Kampung Sorik maupun daerah sekitar. Berbagai perlombaan tradisional seperti tarik tambang, panjat pinang, balap karung, hingga lomba makan kerupuk sukses menyatukan masyarakat dalam suasana penuh tawa dan semangat kebersamaan.

Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang memiliki nilai penting dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas generasi. Sejak pagi hari, lapangan kampung dipadati masyarakat yang datang bersama keluarga, menunjukkan antusiasme tinggi untuk berpartisipasi maupun menyaksikan setiap perlombaan.

Ketua Pemuda Kampung Sorik, yang mewakili Jubair Harahap dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemuda dalam menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Setiap tahun kami konsisten mengadakan kegiatan ini sebagai wadah hiburan sekaligus ajang mempererat hubungan antarwarga. Ini sudah menjadi tradisi yang selalu dinantikan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh kegiatan terlaksana berkat partisipasi swadaya masyarakat.

“Pendanaan berasal dari sumbangan sukarela masyarakat. Alhamdulillah, semua berjalan dengan penuh keikhlasan demi suksesnya acara ini,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Kampung Sorik, Abdi Novirta, yang mengapresiasi peran aktif pemuda dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan.

“Saya sangat bangga dengan semangat dan kreativitas pemuda Kampung Sorik. Mereka tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjaga persatuan serta melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas kampung ini,” ungkapnya.

Ia menilai, keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam membangun keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, lomba tarik tambang menjadi salah satu yang paling menyita perhatian, diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pemuda, orang tua, hingga tim keluarga. Acara inti berupa lomba panjat pinang menjadi daya tarik utama – seperti yang terlihat dalam foto, batang pinangnya dibalut dan dilapisi oli agar sangat licin sebagai tantangan bagi peserta. Para pemuda Kampung Sorik bekerja sama dengan kompak, membentuk tumpukan manusia untuk membantu teman mereka mencapai hadiah menarik yang digantung di ujung atas batang pinang. Sementara itu, balap karung dan lomba makan kerupuk menghadirkan gelak tawa, khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang hadir.

Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh kegembiraan. Panitia yang terdiri dari pemuda kampung menunjukkan kerja sama yang solid dan terorganisir dengan baik.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang, serta doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar tradisi ini terus lestari di masa mendatang.

Tradisi ini bukan sekadar perayaan, melainkan simbol kuatnya persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan masyarakat Kampung Sorik terhadap nilai-nilai kebersamaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

(Abdi Novirta)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *