RD Ponsianus Ongirwalu Kunjungi Umat di Tengah Hujan Prapaskah

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki, – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, melaksanakan kunjungan pastoral ke umat di Rukun St. Theresia, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (20/3/2026).

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 07.15 hingga 10.00 WIT tersebut tetap berjalan meski cuaca hujan mengguyur wilayah setempat. Pastor bersama Ketua Rukun dan Badan Pengurus Rukun (Baperus) menyambangi sejumlah keluarga umat dalam suasana Pekan IV Prapaskah.

Sejumlah umat menyampaikan rasa haru dan syukur atas kehadiran Pastor di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Hujan ini berkat, Pastor. Kami merasa Tuhan hadir lewat langkah kaki Pastor di rumah kami yang sederhana ini,” ujar Bapak Kerinus Kuway.

Hal senada disampaikan umat lainnya yang merasakan penguatan iman melalui kunjungan tersebut.

“Ada beban yang terangkat saat pintu rumah dibuka untuk hamba Tuhan. Doa Pastor menjadi kekuatan kami,” ungkap Bapak Emanuel.

Sementara itu, Bapak Simon Lolonlun menilai kehadiran Pastor di tengah hujan menjadi simbol kesetiaan dalam pelayanan.

“Kesetiaan Pastor datang di cuaca buruk mengingatkan kami akan kesetiaan Kristus memanggul salib,” katanya.

Umat lainnya juga menyampaikan bahwa kunjungan tersebut membawa ketenangan dan penguatan dalam kehidupan keluarga.

“Kehadiran ini adalah obat bagi rintihan pergumulan hidup kami sehari-hari,” tutur Bapak Hendro Yempormase.

Ketua Rukun bersama Baperus turut mengapresiasi semangat pelayanan yang tetap dijalankan meski menghadapi keterbatasan cuaca.

“Melihat wajah umat yang berbinar di tengah rintihan hidup mereka adalah upah terbesar bagi kami. Kami sadar, tugas kami bukan sekadar administratif, tapi menjadi jembatan kasih,” ungkap perwakilan Ketua Rukun.

Dalam kesempatan itu, RD Ponsianus Ongirwalu juga menyampaikan pesan Prapaskah kepada umat agar menjadikan keluarga sebagai pusat kehidupan iman.

“Jangan biarkan meja makan hanya jadi tempat makan, tapi jadikan tempat berbagi kasih dan doa,” pesannya.

Ia juga mengajak umat untuk memaknai pengorbanan dan pertobatan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Pantang dan puasa bukan sekadar menahan lapar, tapi menahan diri dari amarah dan kata-kata yang melukai anggota keluarga,” tambahnya.

Kunjungan pastoral tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Gereja dan umat, serta meningkatkan kualitas iman dalam menyongsong perayaan Paskah.

Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian kunjungan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan iman yang mendalam. (rls:wu/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *