http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, melakukan kunjungan pastoral kepada umat Rukun Santa Maria di Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (14/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dengan mendatangi sejumlah keluarga umat sebagai bagian dari pelayanan pastoral pada masa Pekan Prapaskah.
Dalam kesempatan itu, umat menyampaikan rasa syukur atas perhatian gereja yang terus hadir di tengah kehidupan keluarga.
Ibu Eta Samponu mengungkapkan bahwa doa-doa sederhana di dalam keluarga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
“Kami bersyukur karena dalam keluarga kami tetap menjaga doa bersama, terutama ketika menghadapi tantangan ekonomi dan kesehatan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ronald Jempormase yang menilai peran kepala keluarga sangat penting dalam menjaga kehidupan rohani rumah tangga.
Menurutnya, sosok ayah perlu meneladani Santo Yosep yang setia bekerja dan menjaga keluarga dengan penuh tanggung jawab.
“Figur ayah harus menjadi pelindung rohani dalam keluarga, seperti teladan Santo Yosep yang diam namun bekerja dengan setia,” katanya.
Sementara itu, Thony Fanumby menilai masa Prapaskah menjadi momentum penting bagi keluarga untuk memperkuat nilai rekonsiliasi dan saling mengampuni.
“Rekonsiliasi dan pengampunan dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam menjalani masa Prapaskah ini,” ujarnya.
Harapan agar kegiatan pastoral seperti ini terus dilaksanakan juga disampaikan oleh Berty Fatbinan.
Ia menilai kehadiran pastor di tengah umat membantu mempererat hubungan persaudaraan dalam komunitas gereja.
“Kunjungan seperti ini sangat berarti karena dapat mempererat persaudaraan antara umat dengan pastor paroki,” katanya.
Fransiskus Belay juga menyampaikan bahwa kehadiran pastor memberikan semangat baru bagi umat untuk terus melayani di gereja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kehadiran pastor menjadi berkat yang memulihkan semangat pelayanan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Gerardus Laiyan menekankan pentingnya pendidikan iman bagi anak-anak yang harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Pendidikan iman anak-anak harus ditanamkan sejak dini dalam keluarga,” katanya.
Pengurus Rukun Santa Maria juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan pastoral tersebut.
Ketua Rukun bersama sekretaris menyatakan kunjungan tersebut memberikan penguatan bagi umat baik secara rohani maupun dalam kehidupan komunitas.
“Kami merasa dikuatkan secara organisasi maupun rohani. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa umat di Rukun Santa Maria tidak berjalan sendiri,” ungkap pengurus rukun.
Dalam kesempatan itu, RD Ponsianus Ongirwalu mengajak umat memaknai masa Prapaskah sebagai waktu pertobatan dan pembenahan diri.
Ia mengingatkan umat untuk meneladani Santo Yosep sebagai pribadi yang taat pada kehendak Tuhan.
“Dalam masa Prapaskah ini kita diajak untuk melakukan pertobatan yang sejati dan menata kembali kehidupan iman kita,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.
Ia juga mengajak umat menjadikan keluarga sebagai tempat pertama menghadirkan kasih Allah melalui sikap saling mendukung dan kehidupan doa.
Selain itu, umat diharapkan mempersiapkan diri secara rohani menjelang perayaan Paskah melalui doa, pertobatan, dan tindakan kasih kepada sesama.
“Jadikan rumah sebagai tempat pertama di mana kasih Allah dirasakan melalui tutur kata yang lembut dan saling mendukung,” ujarnya.(rls:jk)










