Semangat Gotong Royong Anak Nagari Minangkabau, Irwan Toni Bersama Pemuda dan Tokoh Masyarakat Perbaiki Jenjang Menuju Mata Air

( Tanah Datar ) — Info86News.com – Juma’at,04/09/2026/-Semangat gotong royong masih terus terjaga di tengah masyarakat Singkayan, Nagari Minangkabau, Kelarasan Tanjung. Sejumlah pemuda-pemudi, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta warga setempat bahu-membahu memperbaiki jenjang tangga dan akses menuju sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026), di kawasan Jambatan Angku Lareh, Titian Gudang, Singkayan, Nagari Minangkabau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur BUNAK Nagari Minangkabau Irwan Toni, Ketua Pemuda Nagari Minangkabau Afrizon, tokoh adat dan tokoh agama Alfatdri, serta Wali Jorong Rahman Arif, SE. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga sarana dan lingkungan yang menjadi kepentingan bersama.
Singkayan dikenal masyarakat sebagai salah satu kawasan yang memiliki nilai sejarah sebagai nagari tuo. Hingga saat ini, tradisi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber mata air masih tetap dipertahankan secara turun-temurun.
Sumber mata air yang berada di kawasan tersebut merupakan air bersih yang keluar dari dalam tanah dan telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk sebagai sumber air minum.
Menurut masyarakat setempat, sumber air tersebut telah dinikmati oleh anak cucu warga Singkayan selama puluhan tahun. Bahkan, sumber air itu disebut pernah mendapatkan penelitian terkait sarana air bersih dan dinilai layak untuk dikonsumsi.
Bagi masyarakat, keberadaan sumber mata air tersebut bukan hanya sebagai sumber kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bagian penting dari kehidupan dan sejarah kampung yang harus dijaga keberlangsungannya.
Karena itu, kondisi akses menuju mata air menjadi perhatian bersama. Melalui kegiatan gotong royong, masyarakat memperbaiki jenjang tangga dan jalan yang mulai mengalami kerusakan agar dapat kembali digunakan dengan aman.
Tingginya partisipasi masyarakat Kelarasan Tanjung dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat. Prinsip “barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang” kembali terlihat dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya laki-laki, masyarakat dari berbagai kalangan turut mengambil bagian. Generasi muda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga warga setempat saling bahu-membahu tanpa mengharapkan imbalan.
Ketua Pemuda Nagari Minangkabau, Afrizon, yang akrab disapa Abak atau Ucok, terlihat aktif menggerakkan para pemuda dalam kegiatan tersebut. Sebagai ketua pemuda sekaligus bagian dari kontrol sosial di tengah masyarakat, ia terus mendorong generasi muda agar ikut berperan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di nagari.
Selain Afrizon, tokoh adat dan tokoh agama juga memberikan dukungan serta ikut turun langsung ke lapangan. Tokoh agama Almanar, misalnya, turut hadir dan bergotong royong bersama masyarakat.
Direktur BUNAK Nagari Minangkabau, Irwan Toni, juga ikut turun tangan dalam kegiatan tersebut. Dukungan dari tokoh nagari dan para perantau yang selama ini memperhatikan kehidupan serta pembangunan kampung dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan masyarakat.
Masyarakat berharap perbaikan akses menuju sumber mata air ini dapat memberikan rasa aman bagi warga, terutama anak-anak dan generasi muda yang menggunakan jalur tersebut.
“Kerusakan jalan dan jenjang ini kita perbaiki sebelum menimbulkan kecelakaan. Ini merupakan kepentingan bersama, terutama agar anak-anak kita dapat beraktivitas dengan aman,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Gotong royong di Singkayan menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus menunggu program pemerintah. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu, masyarakat mampu bergerak menjaga fasilitas yang menjadi kebutuhan bersama.
Tradisi tersebut sekaligus menjadi warisan sosial yang terus diwariskan dari generasi ke generasi, sebagai wujud persatuan, kepedulian, dan kebersamaan anak nagari dalam membangun kampung halaman.
#By Narasi.(Maizetrimal, SH.)
@Https//Info86News.com










