http://info86news.com | Larat, Minggu (22/3/2026) – Tarekat Putri Bunda Hati Kudus (PBHK) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar kegiatan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas serta lanjut usia di Kecamatan Tanimbar Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Kota Larat dan Desa Lamdesar Timur tersebut melibatkan DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, serta umat setempat.
Penyaluran bantuan dilakukan usai Perayaan Ekaristi di Gereja Paroki Santo Pius X Larat yang dipimpin Pastor Paroki RD. Fransiskus Uweubun. Bantuan diserahkan oleh Ketua DPRD Richie Laurens Anggito bersama Wakil Ketua DPRD Paula Laratmase.
Berdasarkan data panitia, di Kota Larat terdapat delapan penerima manfaat berupa kursi roda dewasa dan anak, alat bantu jalan, serta tongkat lansia. Sementara di Desa Lamdesar Timur terdapat sembilan penerima manfaat dengan bantuan serupa. Selain itu, pelayanan kesehatan gratis diikuti oleh 116 warga.
Ketua Panitia Perayaan 100 Tahun PBHK di Tanimbar, Apolonia Laratmase, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan sekaligus bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Kami melaksanakan sosialisasi panggilan hidup membiara dalam Tarekat PBHK sekaligus memberikan bantuan berupa alat bantu bagi para difabel. Kegiatan ini terlaksana melalui koordinasi bersama DPRD dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Sr. Helena Finyain, PBHK, menjelaskan bahwa kehadiran PBHK di Tanimbar tidak terlepas dari karya awal para misionaris MSC.
“Sebelum PBHK hadir, para pastor MSC telah lebih dahulu menaburkan benih iman di Tanimbar. Kedua tarekat ini didirikan oleh Pater Jules Chevalier dengan devosi yang kuat kepada Hati Kudus Yesus dan Bunda Maria,” jelasnya.
Ia menambahkan, PBHK resmi hadir di Tanimbar pada 22 Januari 1926 dan akan merayakan puncak 100 tahun karya pada 30 Agustus 2026.
“Seratus tahun ini, baru ada tiga suster PBHK asal Tanimbar Utara. Kami mengetuk hati orang muda dan para orang tua untuk membuka diri terhadap panggilan ini,” ungkapnya.
Pastor Paroki Santo Pius X Larat, RD. Fransiskus Uweubun, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi kehadiran para suster dan tim dalam pelayanan ini. Terima kasih karena telah membantu umat, khususnya di Larat dan Stasi Santo Yoseph Lamdesar Timur,” ujarnya.
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, menilai kegiatan tersebut sejalan dengan misi pemerintah daerah.
“Kehadiran PBHK membawa dua misi utama, yaitu pendidikan dan kesehatan. Ini adalah wujud cinta Hati Kudus Yesus yang tetap relevan hingga hari ini,” katanya.
Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar, Richie Laurens Anggito, juga menyampaikan apresiasinya.
“Para suster PBHK bukan baru hari ini berkarya. Saya sendiri merasakan pelayanan mereka sejak kecil, termasuk perhatian terhadap gizi anak-anak,” ungkapnya.
Kepala Puskesmas Larat, Doyo Langoru, menyebut kegiatan ini membantu capaian program kesehatan pemerintah.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam mencapai target Program Cek Kesehatan Gratis. Antusiasme masyarakat hari ini sangat luar biasa,” jelasnya.
Salah satu penerima bantuan, Viktor Ongirwalu (76), melalui keluarganya, menyampaikan rasa syukur.
“Bantuan kursi roda dan tongkat ini sangat membantu kami dalam merawat orang tua. Terima kasih atas cinta dan perhatian para suster PBHK,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 100 tahun PBHK di Tanimbar, sekaligus memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.(rls:sl/jk)










