Wawako Suryadi Buka Rakor Penyelenggaraan Inovasi Daerah Kota Solok


- ( Kota Solok ) – info86news.com – senin 19/10/2026 – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Inovasi Daerah sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Inovasi Daerah Kota Solok, di Ruang Rapat Akmal Room BAPPERIDA Kota Solok, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Barat, Febrina Tri Susila Putri, selaku narasumber, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Kota Solok.
Dalam sambutannya, Suryadi menyampaikan bahwa inovasi daerah bukan sekadar menghadirkan sesuatu yang baru, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, inovasi harus berangkat dari kebutuhan dan permasalahan yang ada, serta didukung pelaksanaan yang terukur dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2025 menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Solok. Pada tahun tersebut, Kota Solok mengalami penurunan nilai indeks, predikat, dan peringkat nasional. Predikat yang sebelumnya Sangat Inovatif turun menjadi Inovatif, salah satunya akibat rendahnya jumlah dan kualitas inovasi yang dilaporkan. Pada 2025, Kota Solok hanya melaporkan 30 inovasi dengan tingkat kematangan rata-rata 90.
“Kita tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah inovasi, tetapi juga harus memastikan kualitasnya, kelengkapan data dukung, serta dampak yang dapat diukur. Kita berharap predikat Sangat Inovatif dapat kembali diraih melalui kerja sama dan komitmen seluruh perangkat daerah,” ujar Suryadi.
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok Tahun 2025–2029, target Indeks Inovasi Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar 69,93, dengan kebutuhan minimal 145 inovasi dan tingkat kematangan rata-rata minimal 100 dari nilai maksimal 111.
Pada penilaian tahun 2026, Kota Solok telah melaporkan sebanyak 145 inovasi daerah yang saat ini sedang dalam proses verifikasi oleh tim Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi langkah positif, tetapi perlu diikuti dengan pemenuhan dokumen dan data dukung yang lengkap agar setiap inovasi memperoleh penilaian optimal.
Suryadi meminta seluruh kepala perangkat daerah, kepala UPTD Puskesmas, dan kepala sekolah untuk memperkuat koordinasi serta memberikan dukungan penuh dalam pengembangan dan penjaringan inovasi. Ia menegaskan bahwa inovasi tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan publik.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui Perjanjian Kinerja Pelaksanaan Inovasi Daerah Kepala Perangkat Daerah Kota Solok Tahun 2026 dengan kepala daerah, sehingga pengembangan inovasi menjadi bagian dari tanggung jawab dan target kinerja masing-masing perangkat daerah.
Untuk tahun 2027, Kota Solok menargetkan Indeks Inovasi Daerah sebesar 71,08 dengan kebutuhan sebanyak 176 inovasi. Target tersebut direncanakan terdiri atas minimal 135 inovasi baru pada tahun 2026 dan 41 inovasi dari tahun 2025. Perangkat daerah yang dipimpin Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ditargetkan menghasilkan minimal tiga inovasi, sedangkan perangkat daerah yang dipimpin Pejabat Administrator, RS Serambi Madinah, kelurahan, puskesmas, SD Negeri, dan SMP Negeri ditargetkan menghasilkan minimal satu inovasi. Setiap inovasi diharapkan mencapai tingkat kematangan minimal 100 setelah melalui verifikasi.
Sebagai tindak lanjut, mulai awal November 2026 akan dilaksanakan pendampingan bagi seluruh inovator dalam pemenuhan dokumen dan data dukung inovasi daerah. Seluruh perangkat daerah, UPTD Puskesmas, dan sekolah diharapkan memanfaatkan pendampingan tersebut untuk melengkapi persyaratan dan meningkatkan kualitas inovasi.
Menutup sambutannya, Suryadi menegaskan bahwa keberhasilan inovasi daerah merupakan tanggung jawab bersama. Ia optimistis, melalui sinergi, koordinasi, dan komitmen seluruh perangkat daerah, Kota Solok mampu meningkatkan kualitas inovasi dan kembali meraih predikat Sangat Inovatif.
“Mari kita jadikan evaluasi capaian tahun sebelumnya sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik. Dengan komitmen yang kuat dari seluruh perangkat daerah, saya optimistis Kota Solok mampu meningkatkan kualitas inovasi daerah dan kembali meraih predikat Sangat Inovatif,” tutupnya.
#By narasi penulis (IIdayu candra) @https//info86news.com










