Musrenbang Nagari Koto Baru Bahas Prioritas Pembangunan dan RKP 2027

( TANAH DATAR ) — Info86News.com – Selasa,25/08/2026/-Pemerintah Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari sebagai forum penyusunan rencana pembangunan dan prioritas kegiatan untuk tahun 2027. Musyawarah tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Sungai Tarab, Pemerintah Nagari Koto Baru, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, serta unsur pemuda. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menentukan arah pembangunan nagari.
Wali Nagari Koto Baru, Nofri, bersama jajaran pemerintah nagari tampak aktif mengikuti rangkaian pembahasan. Musrenbang menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menentukan program yang dinilai paling dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan nagari.
Dalam penyampaian rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Koto Baru Tahun 2027, Sekretaris Nagari Gussalfiadi memaparkan sejumlah usulan pembangunan yang telah dihimpun dari masyarakat.
Pada bidang pembinaan kemasyarakatan, sejumlah program yang diusulkan antara lain pembinaan sanggar seni, pembangunan rumah tahfiz, peningkatan partisipasi dan kegiatan kepemudaan, pelatihan, pelatihan perangkat adat, kelanjutan pembangunan gedung olahraga, pelatihan kesiapsiagaan penanggulangan bencana, serta pelatihan terkait penyelenggaraan kegiatan masyarakat.
Sementara itu, pada bidang pemberdayaan masyarakat, usulan meliputi pembangunan jaringan irigasi sawah Selo Padang dan Sawah Baruah, pelatihan pemberdayaan perempuan, pelatihan perlindungan anak, Festival Minangkabau, MTQ tingkat kecamatan, serta penyertaan modal.
Untuk bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak, pemerintah nagari juga menyiapkan program penanggulangan bencana serta bantuan untuk kondisi masyarakat yang bersifat mendesak.
Sejumlah usulan pembangunan fisik juga menjadi perhatian dalam Musrenbang. Di antaranya pengaspalan dan pelebaran jalan Simpang Gudang Koto Baru–Koto Tuo–Salimpaung, pembangunan pemandian masjid dan Sungai Baruah, lanjutan pengaspalan jalan menuju Ponpes Jabal Rahmah, pembangunan irigasi Bandar Subara, Bandar Mandailing, Bandar Mutiara, serta irigasi Sawah Selo.
Pada bidang pemerintahan dan sosial budaya, usulan yang dibahas antara lain pengecoran dan pemasangan fasilitas di SDN 02 Koto Baru, pengadaan alat permainan edukatif (APE) untuk TK Al Hikmah, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pengadaan lapangan voli, serta perbaikan Rumah Gadang.
Adapun bidang ekonomi mencakup bantuan untuk Kebun Bibit Rakyat dan pembangunan jalan usaha ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan hasil verifikasi terhadap sejumlah usulan kegiatan tahun 2027. Berdasarkan pemeriksaan tim verifikasi, beberapa kegiatan prioritas dinyatakan layak untuk dilanjutkan dalam proses perencanaan, di antaranya jalan usaha tani serta pembangunan atau peningkatan jaringan irigasi Sawah Baru.
Selain membahas rencana pembangunan, Musrenbang juga menjadi forum transparansi mengenai pelaksanaan dan realisasi anggaran nagari. Pemerintah Nagari Koto Baru memaparkan sejumlah data pendapatan dan realisasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Untuk pelaksanaan kegiatan hingga 5 Agustus 2026, anggaran bidang penyelenggaraan pemerintahan nagari tercatat sekitar Rp685,15 juta dengan realisasi sekitar Rp327,09 juta. Bidang pelaksanaan pembangunan nagari memiliki anggaran sekitar Rp229,74 juta dengan realisasi sekitar Rp155,02 juta.
Selanjutnya, bidang pembinaan kemasyarakatan memiliki anggaran sekitar Rp72,94 juta dengan realisasi sekitar Rp23,23 juta. Bidang pemberdayaan masyarakat memiliki anggaran sekitar Rp16,94 juta dengan realisasi sekitar Rp15,14 juta. Sedangkan bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak, termasuk BLT, memiliki anggaran sekitar Rp43,8 juta dengan realisasi sekitar Rp14,4 juta.
Dalam pemaparan tersebut juga disebutkan sejumlah program yang masuk ke Nagari Koto Baru pada tahun 2026 melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Di antaranya pemeliharaan irigasi Bandar Mandahiyah dengan anggaran sekitar Rp94 juta, pemeliharaan irigasi Bandar Surotalang sekitar Rp94 juta, serta pemeliharaan irigasi Bandar Surya dengan anggaran sekitar Rp128 juta.
Wali Nagari Koto Baru menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan prioritas pembangunan. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus disusun secara partisipatif agar program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Musrenbang Nagari Koto Baru pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi ruang bersama bagi pemerintah nagari dan masyarakat untuk mengawal pembangunan secara terbuka, terarah, dan berkelanjutan.
Dengan keterlibatan tokoh masyarakat, unsur pemuda, alim ulama, cadiak pandai, serta unsur pemerintahan, hasil Musrenbang diharapkan mampu menghasilkan program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Koto Baru.
#By Narasi.( Maizetrimal.SH)
@Https//Info86News.com










