Info86news.com
Untuk mendekati atau menjelang ahir tahun, badan pemeriksa keuangan negara, diminta untuk audit, periksa sampai mendalam, terhadap proyek bangunan pemerintah, atau pemeliharaan jalan yang ada di lintas jalan husus nya di kecamatan lahei kabupaten barito utara kal-teng .
proyek yang dibangun oleh perusda (perusahaan daerah). di barito utara kini menuai sorotan publik di seluruh kawasan barito utara, akibat kondisi jalan yang rusak parah, tidak terawat, kendati pun, dana anggaran yang keluar dari pusat, sangat berjumlah dengan nominal yang besar .
Dari direktur cantre for budget Analisis, CBA sky khadafi mengkritisi proyek tersebut, karena tidak menjalan kan prinsip tata kelola
perusahaan yang baik(,good corforate govermance, ) menilai proyek ini sangat sangat merugikan, pemerintah daerah, dan BPK RI harus segra turun tangan untuk meng audit proyek tersebut, karena dianggap sangatlah merugikan keuangan daerah,atau perusda, hal tersebut merupakan objek kewenangan BPK,” ujar pak ucok pada rabu 11-9-2024.
priyek jalan lintas yang di inisiasi oleh jalan lintas kabupaten,(pemkab) barito utara yang sengaja menggunakan lahan hibah dari warga setempat. namun jalan tersebut sengaja di biarkan rusak parah setelah di bangun.terutama setelah ada pemasangan jalur pipa kondensat .
hal ini mengapa setelah jalan di bangun untuk jalur pipa ,sama sekali tidak ada upaya untuk perawatan. apakah ada kesepakatan bisnis dibalik proyek ini,? tambah pak ucok mempertanya kan keterlambatan dari pihak swasta.
pak ucok juga mendesak agar pemkab barito utara, lebih transparan mengenai sumber pendanaan pembangunan dan perawatan jalan.” kita semua harus perlu mengetahui, dari mana sumber untuk dana ini, termasuk dalam pihak pihak lain dalam proyek tersebut”
ujar nya.
proyek ini kompleks,dengan keberadaan pipa
kondesat yang di bangun oleh perusahaan swasta, ada spekulasi bah
wa dana pemiliharaan jalan berasal dari kesepakatan dengan pihak swasta.seperti PT medco yang pernah di lapor, menyuntik dana berkisar 7 milliar. namun ada informasi bahwa dana tersebut,tidak di guna kan sesuai peruntukan nya.
bahkan muncul dugaan, bahwa,perusda menyewakan lahan kepada PT .medco,yang tanpa sepengetahuan oleh DPRD setempat
kabupaten barito utara. namun tuduhan ini, dibantah oleh vp rellation ,dan scurity PT medco E & P arif rinaldy tidak ada fasilitas operasi milik PT. medco, di sepanjang jalan tersebut . kami hanya berparstisipasi dalam pembangunan,infrastruktur jalan pada 2019-2021 ujar nya.
smentara itu PT mirah ganal energi,juga dilaporkan karena memasang pipa kondensat
di jalan yang sama pada 2021.meskipun proyek ini sempat tertunda karena berbagai kendala,termasuk masalah pembebasan lahan. proyek ini memicu perhatian banyak pihak termasuk aktivis,mahasiswa,PB Himpunan mahasiswa indonesia(.HMI)
mahyudin Rumata dan pihak anggota DPR RI
kalimantan tengah.
H,muhktarudin, mahyudin, menyoroti betapa buruk nya kwalitas jalan yang di bangun oleh perusda pada 2017 ,dan di pertanyakan,mengapa jalan tersebut dibiarkan rusak, selama bertahun tahun, jalan itu seakan di bangun dengan asal asalan.
tanpa perencanaan matang dan seolah tidak ada yang perduli, meskipun berbagai keluhan dari masyarakat.” tambah mahyudin , jum,at 8-2 -2024.
mahyudin mendesak DPRD barito utara,dan pihak kejaksaan, untuk turun tangan meneliti
dan menyelidiki pihak pihak yang bertanggung jawab pada proyek ini
anggota DPR RI , H muhktarudin kini turut menyampai kan ke prihatinan nya, menurut nya, jalan lintas di kec lahei ini adalah infrastruktur penting bagi masyarakat,namun pemerintah daerah dan perusda tidak menunai kan tanggung jawab mereka dengan baik.
sebagai wakil rakyat saya turut prihatin, akan ada nya infrastruktur jalan tersebut, pertanyaan tegas, siapa yang bertanggung jawab atas hal ini, dan bagai mana peran bupati pada saat itu, apa saja pekerjaan bupati pada saat itu, kenapa jalan ini bangunan nya asal asalan, bagaimana tanggapan Nadalsyah dengan hal ini, .”tegas muhktarudin* HENRY PERSS










