Lampung Barat, info86news.com Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus mendorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan baik dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Salah satunya dengan memperkuat kerja sama bersama Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Lampung Barat.
Hal itu disampaikan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat menerima audiensi pengurus DPD APPMBGI Lampung Barat di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (15/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pengurus APPMBGI Lampung Barat memperkenalkan kepengurusan sekaligus menyampaikan rencana kerja organisasi dalam mendukung pelaksanaan program MBG di Kabupaten Lampung Barat.
Ketua APPMBGI Lampung Barat Firman Yani, mengatakan pihaknya hadir untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah serta membantu pengelola dapur MBG agar program berjalan sesuai aturan.
“Kami di sini minta dukungan Pak Bupati dan Satgas MBG. Ke depan bersama Satgas kami ingin mengadakan pelatihan terkait pengelolaan MBG di Lampung Barat yang melibatkan seluruh dapur-dapur MBG agar sesuai dengan SOP BGN,” kata Firman.
Menurut Firman, APPMBGI merupakan organisasi yang menjadi penghubung antara pengusaha pengelola dapur MBG dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
“APPMBGI adalah asosiasi pengusaha dan pengelola MBG, kami semacam penyangga, sebagai jembatan antara pengusaha dan negara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan program MBG, pengelola dapat berkonsultasi melalui asosiasi.
“Kalau ada suatu permasalahan program kita bisa konsultasi ke asosiasi ini. Kita sebagai tempat mengadu, seperti misal ada sebuah kasus di program MBG,” katanya.
Firman menyebutkan, anggota APPMBGI Lampung Barat saat ini mencapai 20 orang yang menjadi mitra BGN sekaligus bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program yang baik dan perlu didukung bersama karena menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Parosil, keberhasilan program tersebut tidak hanya dilihat dari penyediaan makanan bergizi, tetapi juga bagaimana pengelolaan dapur dilakukan dengan baik, termasuk memperhatikan dampak lingkungan.
Ia menyinggung persoalan limbah yang dihasilkan dari dapur MBG agar tidak menimbulkan masalah baru di masyarakat.
“Bagaimana pengelolaan limbah cair dan padat ini diatasi, bisa koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Parosil.
Selain itu, Parosil berharap keberadaan dapur MBG dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat Lampung Barat, terutama dengan menyerap hasil pertanian dan peternakan lokal.
“Ya untuk memenuhi kebutuhan dapur, para petani sayuran ini bisa diberdayakan. Kemudian kalau ada peternak, misal ayam petelur ya diambil telurnya dari peternak kita,” harapnya.
Parosil menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG sesuai amanat Presiden.
“Hari ini pemerintah sangat tegas dan jelas dari apa yang disampaikan Bapak Presiden kemarin bahwa kepala daerah untuk ikut melakukan pengawasan. Pengawasan bukan sekadar mengawasi namun bisa mengajukan penutupan SPPG jika bermasalah,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Tim Penggerak PKK turut dilibatkan dalam pengawasan program tersebut sesuai arahan Gubernur Lampung.
“Hari ini juga sudah disampaikan Pak Gubernur bahwa TP-PKK juga diikutsertakan untuk melakukan pengawasan. Karena ibu-ibu PKK bisa lebih memahami dari sisi gizinya, higienisnya, dan kualitasnya,” jelas Parosil.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, hingga Juni 2026 terdapat 84.625 calon penerima manfaat MBG yang terdiri dari 66.249 peserta didik serta 18.376 sasaran nonpeserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Saat ini terdapat 46 titik SPPG, dengan 29 SPPG telah beroperasi melayani sekitar 60.639 penerima manfaat.
Pemerintah daerah bersama Satgas MBG terus melakukan pengawasan agar seluruh dapur memenuhi standar keamanan pangan, higienitas, dan ketentuan Badan Gizi Nasional.
Melalui kerja sama dengan APPMBGI, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap pelaksanaan MBG semakin baik, menjangkau seluruh sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ref:Sukran Hadi










