TANAH DATAR, info86news.com Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus bersama-sama mencegah maraknya judi online, penyalahgunaan narkotika, serta kejahatan seksual terhadap anak.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolda Sumbar saat melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Mustakim, Jorong Kubu Rajo, Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/11/2026), sekitar pukul 05.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan sambutan pengurus masjid, sambutan Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M., serta penyampaian arahan dan pesan-pesan kamtibmas oleh Kapolda Sumbar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol. Bambang Purwanto, S.I.K., Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol. Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H., Bupati Tanah Datar, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Kapolres Tanah Datar AKBP Marwan Fajrin, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Kompol Iman Khalid Hari Mardono, S.H., Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, serta para pejabat utama, Kasat, Kapolsek dan perwira Polres Tanah Datar.
Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa Tanah Datar memiliki landasan filosofis dan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat, yakni Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat guna mewujudkan lingkungan yang aman, damai, religius, serta mencerminkan cita-cita Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Kapolda juga mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama hingga generasi muda, untuk tidak hanya mengandalkan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban, tetapi turut mengambil peran aktif dalam mencegah berbagai bentuk penyimpangan sosial.
Ia secara khusus mengingatkan pentingnya mengamalkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, terutama dalam menghadapi ancaman judi online, penyalahgunaan narkotika dan kejahatan seksual terhadap anak.
Menurut Kapolda, persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebagai masalah biasa karena dampaknya dapat merusak kehidupan keluarga, masa depan generasi muda, serta tatanan sosial masyarakat.
Karena itu, peran keluarga menjadi sangat penting dalam memberikan pendidikan, pengawasan dan perlindungan kepada anak-anak. Orang tua, tokoh masyarakat dan lingkungan sekitar diharapkan meningkatkan kepedulian agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam pengaruh negatif.
Melalui kegiatan Subuh Keliling tersebut, Kapolda Sumbar berharap terbangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Tanah Datar dan Sumatera Barat secara umum.
(Abdi Novirta)










