Musibah Kembali Menimpa Lokasi PETI di Madina – Dua Penambang Tewas, Satu Lainnya dalam Perawatan

banner 468x60

Kecelakaan longsor di Desa Simanguntong menjadi kesekian kalinya, namun aktivitas tambang ilegal masih berlangsung

KABUPATEN MANDAILING NATAL, Info86NewsCom Musibah kembali terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sejumlah tiga penambang tertimbun material tambang saat sedang bekerja di Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Rabu (18/3/2026) malam.

Kasus ini dibenarkan langsung oleh Camat Batang Natal, Wahyu Siregar. “Benar ada kejadian longsor di lokasi PETI Desa Simanguntong. Dua orang meninggal dunia, satu orang dalam perawatan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga korban merupakan warga sekitar lokasi tambang. Dua orang yang dinyatakan meninggal dunia adalah Martaon (40 tahun), warga Desa Simanguntong, dan Amri (46 tahun), warga Desa Ampung Padang. Sedangkan korban selamat bernama Kholidin dan sedang menjalani perawatan.

Kecelakaan penambang tewas akibat tambang emas ilegal di wilayah Batang Natal ini menjadi yang kesekian kalinya. Meskipun demikian, aktivitas tambang emas ilegal tersebut tampaknya masih belum mendapatkan penertiban yang maksimal dari otoritas setempat.

Menurut penuturan warga, aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Simanguntong memang dianggap menjanjikan. Meskipun dilakukan secara tidak profesional dan penuh risiko, para pelaku tetap nekat melaksanakannya karena harapan akan hasil yang menggiurkan. ( Redaksi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *