Saumlaki Menengadah: Doa Bersama untuk Tanimbar dan Indonesia

banner 468x60

Dari Taman Kota, Harapan untuk Negeri, Malam Doa di Saumlaki, Menyatukan Asa bagi Bangsa
http://info86news.com| Saumlaki – Taman Kota Saumlaki akan menjadi pusat persekutuan doa masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Minggu (7/6/2026) pukul 19.00 WIT. Kegiatan bertajuk “Doa untuk Kepulauan Tanimbar dan Indonesia” ini merupakan bagian dari gerakan doa serentak yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi wadah ibadah bersama, tetapi juga ruang refleksi dan harapan bagi masyarakat untuk mendoakan bangsa, daerah, serta berbagai persoalan yang tengah dihadapi kehidupan sosial kemasyarakatan.

Mengawali Malam dengan Pujian dan Penyembahan
Rangkaian kegiatan dibuka dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Pdt. Lidya Anaktototy. Suasana ibadah diharapkan membawa seluruh peserta memasuki persekutuan yang khusyuk sebelum memasuki agenda utama.

Setelah sesi pembukaan, sambutan akan disampaikan oleh unsur pimpinan daerah, yakni Bupati atau Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana C.H. Ratuanak.
Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan spiritual masyarakat yang bertujuan memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Firman Tuhan dan Makna Doa Bersama
Memasuki agenda inti, Pdt. Roy Daniel Sitepu, M.Phd dijadwalkan menyampaikan firman Tuhan sekaligus memberikan penjelasan mengenai tujuan dan makna pelaksanaan doa bersama yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.
Penyampaian firman diharapkan menjadi penguatan rohani bagi peserta sekaligus mengingatkan pentingnya peran doa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Doa bagi Bangsa dan Pemerintahan
Salah satu bagian utama kegiatan adalah pelaksanaan doa syafaat yang dipimpin oleh sejumlah hamba Tuhan dengan pokok-pokok doa yang mencakup berbagai aspek kehidupan nasional dan daerah.

Doa bagi pertobatan bangsa akan dipimpin oleh Pdt. Y.A. Karsten, M.Th. Sementara doa untuk Pemerintah Pusat akan dibawakan oleh Pdt. Jack Relebulan.

Perhatian terhadap kepemimpinan di tingkat provinsi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Doa bagi Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya bagi gubernur dan wakil gubernur, akan dipimpin oleh Pdt. Yopi Krang.

Adapun doa bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, termasuk bupati, wakil bupati dan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah, akan dipimpin oleh Pdt. Helbert Wahitlaitwan.

Menjawab Pergumulan Sosial Masyarakat
Selain mendoakan para pemimpin pemerintahan, kegiatan ini juga memberi perhatian terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Doa khusus terkait masalah sosial, kejahatan dan kemiskinan akan dipimpin oleh Pdt. Esther Madalis. Melalui doa tersebut, peserta diajak untuk memohon hikmat dan solusi atas berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi bangsa dan daerah.

Pada kesempatan yang sama, doa bagi institusi pertahanan dan keamanan negara juga akan dipanjatkan. Pdt. Purba akan memimpin doa untuk TNI dan Polri agar senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan dan perlindungan dalam menjalankan tugasnya.

Harapan bagi Gereja dan Kebangunan Rohani
Sebagai penutup rangkaian doa syafaat, Pdt. Yonas Anaktototy, SE., S.Th. akan memimpin doa bagi gereja dan kebangunan rohani.
Doa tersebut menjadi ungkapan harapan agar kehidupan iman umat terus bertumbuh, gereja semakin berperan dalam membangun kehidupan masyarakat, serta lahir semangat pelayanan yang membawa damai dan kasih di tengah kehidupan sosial.

Gerakan Doa Serentak untuk Indonesia
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Saumlaki merupakan bagian dari gerakan doa yang berlangsung secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. “Doa untuk Kep. Tanimbar dan Indonesia yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia tanggal 07 Juni 2026 pukul 19.00 WIT.”

Melalui kebersamaan dalam doa, masyarakat diajak memperkuat semangat persaudaraan, memohon penyertaan Tuhan bagi para pemimpin, serta mengharapkan masa depan yang lebih baik bagi Kepulauan Tanimbar dan Indonesia.

Dari sebuah taman kota di ujung selatan Maluku, doa-doa akan kembali dinaikkan. Sebuah ikhtiar spiritual yang lahir dari keyakinan bahwa harapan, persatuan, dan masa depan bangsa juga dibangun melalui kebersamaan dalam doa.(rls:menix/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *