USB SDN Kalibata Diduga Bermasalah, Bangunan Retak dan Plafon Ambruk, Kejati Kalteng Diminta Turun Tangan Periksa Proyek Rp10,9 Miliar


( Palangka Raya ) – INFO86NEWS.COM – Rabu.20/05/2026/-Proyek Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SDN Kalibata Tahun 2025 di Palangka Raya yang dikerjakan oleh CV. Mas Sejati kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya ketidaksesuaian kualitas pekerjaan di lapangan.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp10.929.000.000 tersebut diduga dikerjakan tidak maksimal dan dinilai mengabaikan aspek kualitas serta kuantitas hasil pekerjaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan pembangunan USB SDN Kalibata Tahun 2025 disebut hingga saat ini diduga masih belum selesai, sementara terdapat beberapa item pekerjaan yang disebut belum dikerjakan sepenuhnya.
Tidak hanya itu, kondisi bangunan juga menjadi perhatian serius.
Sejumlah bagian bangunan disebut telah mengalami retakan-retakan, bahkan pada bagian plafon atas dilaporkan mengalami kerusakan hingga ambruk meskipun proyek masih tergolong baru.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait mutu pekerjaan, pengawasan teknis, serta proses pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara bernilai miliaran rupiah.
Masyarakat dan pihak yang menyoroti proyek tersebut meminta agar Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah segera turun melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan pembangunan USB SDN Kalibata Tahun 2025.
Selain itu, aparat penegak hukum juga diminta melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kontrak, progres pekerjaan, spesifikasi teknis, hingga kualitas material yang digunakan untuk memastikan ada atau tidaknya potensi kerugian negara.
“Jika benar ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi maupun pekerjaan yang tidak sesuai kontrak, maka perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh agar penggunaan anggaran negara berjalan transparan dan akuntabel,” ujar salah satu pihak yang meminta adanya evaluasi terhadap proyek tersebut,
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi atas dugaan yang beredar.
Media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait.
#By Narasi.( Toni-kalteng ).
@Https//Info86News.com










