PASAMAN, info86news.com Dalam semangat suci Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Yayasan Bina Ummat Pasaman menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban di lingkungan yayasan yang beralamat di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, pada Sabtu (30/5/2026. Kegiatan ini melibatkan murid-murid TK Al-Bina, santri MDTA Al-Bina, RTQ Al-Bina, serta jamaah Majelis Taklim yang bernaung di bawah yayasan.
Berlangsung di lapangan kompleks yayasan, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus yayasan, tokoh masyarakat, para santri, siswa-siswi, wali murid, serta warga sekitar. Seekor sapi dikurbankan sesuai syariat Islam, atas nama para pekurban dari Komunitas Sholcan, Cibubur.
Ibadah kurban ini bukan hanya wujud pelaksanaan kewajiban agama, melainkan juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap sesama manusia.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa begitu kental, mulai dari proses penyembelihan hingga tahap pendistribusian daging kurban. Para santri dan warga sekitar turut menyaksikan jalannya kegiatan, yang sekaligus menjadi momen pendidikan karakter yang berharga. Di sini, mereka belajar langsung makna keikhlasan, semangat pengorbanan, dan nilai luhur berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.
Ketua Yayasan Bina Ummat Pasaman, Romasito Siregar, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muhsinin yang telah mempercayakan hewan kurbannya untuk dikelola dan disalurkan melalui yayasan ini.
“Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan yang diberikan oleh Komunitas Bunda Sholcan di Cibubur. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan rezeki, dan kebahagiaan yang berlimpah bagi seluruh pekurban beserta keluarga, serta menjadikan ibadah kurban ini sebagai amal jariyah yang pahalanya tak terputus,” ujar Romasito Siregar.
Menurut keterangan pengurus yayasan, kegiatan kurban telah menjadi agenda rutin tahunan. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam pembinaan keagamaan serta penguatan nilai-nilai sosial di lingkungan yayasan dan masyarakat sekitar.
“Kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui momen ini, kami ingin menanamkan kepada generasi muda betapa pentingnya berbagi rezeki serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah antarsesama,” tambah salah satu pengurus yayasan.
Daging hasil kurban kemudian dibagikan secara merata kepada para santri, warga sekitar, serta kelompok masyarakat yang berhak menerimanya. Langkah ini memastikan manfaat ibadah kurban dapat dirasakan secara luas dan menyentuh banyak pihak.
Sebagai lembaga yang berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi, Yayasan Bina Ummat Pasaman terus berupaya menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana pembentukan karakter.
Melalui semangat Iduladha kali ini, yayasan berharap tradisi berkurban senantiasa menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian yang semakin kokoh di tengah kehidupan masyarakat.
( Abdi Novirta )










