http://info86news.com | Saumlaki – Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan kepada para nelayan di wilayah pesisir guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendekatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi nelayan tangkap di kawasan Pasar Ngirmase, Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Sabtu (16/5/2026).
Saat kunjungan berlangsung, para nelayan diketahui sedang menyiapkan dermaga sebagai lokasi labuh perahu. Momentum itu dimanfaatkan personel Sat Polair untuk membangun komunikasi langsung sekaligus mendengar berbagai keluhan dan masukan dari masyarakat pesisir.
Dalam dialog tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan terkait keselamatan saat melaut, terutama menyangkut ancaman cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang dinilai kerap terjadi secara tiba-tiba dalam beberapa waktu terakhir.
Selain faktor cuaca, nelayan juga diingatkan agar tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan pribadi saat melaut.
Penggunaan life jacket atau pelampung disebut sebagai perlengkapan wajib yang harus tersedia di setiap perahu nelayan.
Petugas turut meminta para nelayan aktif memantau perkembangan cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG Saumlaki sebelum melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani melalui Kasat Polair Ipda Simon Nusmese mengatakan kegiatan dialog langsung tersebut merupakan instruksi rutin sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat pesisir.
“Kami selalu menekankan keselamatan saat melaut. Saat ini kondisi cuaca sulit diprediksi. Anggota di lapangan sengaja kami turunkan untuk mengingatkan nelayan agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, angin kencang, dan gelombang tinggi,” ujar Ipda Simon Nusmese.
Ia menegaskan bahwa kelengkapan alat keselamatan di atas kapal tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa para nelayan.
“Penggunaan life jacket atau pelampung adalah hal wajib yang tidak boleh ditawar demi melindungi nyawa para nelayan itu sendiri,” katanya.
Kegiatan DDS tersebut berlangsung aman dan lancar. Kehadiran personel kepolisian mendapat respons positif dari para nelayan yang mengaku terbantu dengan edukasi serta imbauan keselamatan yang diberikan.
Langkah preventif itu dinilai penting di tengah meningkatnya risiko cuaca laut yang tidak menentu, sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memperkuat kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut.(jk)










